Langsung ke konten utama

Busur Rekomendasi Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam Seperti Apa?

Dari 'Ali, ia berkata; "Di tangan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tergenggam busur buatan orang Arab, kemudian beliau melihat seorang lelaki ditangannya busur buatan orang Persia, maka beliau bersabda: "Apa ini, lemparkanlah, dan kalian harus dengan yang ini dan yang serupa dengannya dan tombak-tombak yang bertangkai, karena dengan keduanya Allah akan menambah kekuatan kalian didalam menegakan agama dan menguasakan kepada kalian negeri-negeri." (Hadits Riwayat Ibnu Majah dengan derajat yang shahih)



Dari hadits shahih di atas, dapat disimpulkan bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabat telah mengenal dan memahami kekuatan Busur Persia serta terdapat anjuran dari Rasulullah untuk mengadaptasinya. Busur Persia adalah jenis busur komposit berbahan kayu, tanduk dan otot/sinew, terdiri dari 3 bagian utama yaitu siyah (segmen ujung tempat mengaitkan tali); dustar (inti lengan busur); dan gagang yang dilem jadi satu, memiliki reflex seperti pada gambar terlampir bagian tengah serta memiliki kemiripan dengan Busur Turki pada gambar bagian kanan.

Dalam “Kitab Fi Bayan Fadl Al-Qaws Wa-s-Sahm Wa-Awsufihima” pada bab "Tentang berbagai jenis busur dan yang paling disukai diantaranya" dijelaskan bahwa Busur Arab terdiri dari dua jenis utama, yaitu Busur Hijazi dan Busur Komposit Arab.

Busur Hijazi terdiri dari 4 jenis, yaitu

  1. Busur yang dibuat dari satu batang kayu disebut qaḍīb; 
  2. busur yang dibuat dari satu batang kayu yang dibagi dua memanjang disebut filq; 
  3. busur yang dibuat dari dua batang kayu yang dibagi dua memanjang disebut sharīj,
  4. Busur yang diberi penguat tapi bukan komposit, yaitu yang dilapisi tanduk kambing pada bagian perut dan dilapisi otot/sinew pada bagian punggungnya. Busur jenis ini hanya digunakan oleh para ahli atau mereka yang tinggal dekat air (oasis, sungai, danau, dsb). 


Busur Komposit Arab (maṣnū‘ah, murakkabah) merupakan adaptasi dari Busur Persia dan kemungkinan besar ada kaitannya dengan hadits di atas tentang anjuran Rasulullah untuk mengadaptasi Busur Persia. Terdiri dari empat jenis bahan, yaitu kayu, tanduk, otot, dan lem/perekat dan terdiri darii 3 segmen utama yaitu siyah, dustar dan gagang. Busur Komposit Arab memiliki siyah yang lebih pendek dari Busur Persia serta kurvatur yang lebih parabolik seperti ilustrasi gambar bagian kiri. Dalam suatu riwayat dikatakan bahwa daya jangkau Busur Arab dapat mencapai 150 meter.

Busur Komposit Arab seringkali disebut sebagai “Busur Menengah” (wāsiṭīyah) karena busur jenis ini menempati posisi pertengahan antara Busur Hijāzi berpenguat dengan Busur Persia/Turki.

Hadits di atas juga menguatkan hipotesis penggunaan teknik thumb draw di kalangan Ummat Islam generasi awal, mengingat penggunaan Busur Persia adalah dengan teknik thumb draw.

Ilustrasi: (kiri) Gambar rekaan Busur Komposit Arab dari suatu kitab furusiyyah, (tengah) Replika Busur Persia dan (kanan) Replika Busur Turki, courtesy of www.salukibow.com

by: Irvan Pani Abu Aqilah

Komentar

  1. Assalamu'alaikum.
    Kang, dimana saya bisa beli busur yg paling mendekati rekomendasi rasullullaah tsb? Atw antum produksi yg spt itu nggak, Kang? Pengen benar2 mengikuti sunnah memanah beliau baik alat maupun tekniknya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo yang dimaksud di artikel ini, bentuknya mengacu ke busur Turki. Busur Turki asli, harganya lumayan mahal, sekitar 5-6 jutaan. :)

      Kalo yang saya produksi adalah busur hungarian, karena lebih mudah dibuatnya dan secara teknik pemakaian juga sama dengan busur turki. Insya Allah.

      Hapus
  2. Assalamualaikum, brp mas busur hungarian byg mas buat,. Tlong info nya, terimakasih

    BalasHapus
  3. Assalamualaikum, artikelnya mantap gan

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Cara Membuat Pelindung Jempol / Thumb Glove

Selain aliali / gustuwan, ketika memanah dengan menggunakan horsebow, kita menggunakan Thumb glove / sarung jempol. Biasanya sarung jempol ini terbuat dari kulit dan tebal dan kaku. Karena digunakan untuk menahan string ketika hendak memanah. Selain itu, sarung jempol juga cukup efektif untuk memanah dengan teknik fast shooting, atau fast nocking, yaitu teknik memanah cepat tanpa melihat ke anak panah. Karena sarung jempol ini tidak begitu menghalangi jempol ketika akan mengambil anak panah dan menempatkannya di string. Untuk pemula, sarung jempol dari kulit ini juga cukup membantu untuk adaptasi jempol sebelum menggunakan ali ali / gustuwan. Maka dari itu, kali ini saya akan membagikan tips singkat cara membuat pelindung jempol dari kulit dengan alat yang ada di rumah kita. mari kita simak sama sama...

Tahap Yang Harus Dilalui Untuk Belajar Memanah

Thumbdraw Style Tanya: Pak irvan & senior2. Maaf ada yg mau sy tanyakan. Ada sedikit bacaan td yg sbtlnya gak nyambung sm archery. Tp sy ambil kesimpulannya semua pelajar penting melakukan repetisi. Dlm hal ini tanpa busur, spt kata dalam karate dsb. Apakah untuk archery kita perlu spt itu, tanpa busur didepan kaca diulang2 teknik menarik busur, release dsb. Mhn maaf, tksh. Jawab: perlu, terutama di masa menyempurnakan format dan postur memanah, itu harus di depan kaca biar cepet Tahapan pelatihan: Penguatan otot2 : target: tangan kiri gak bergetar Pembentukan format dan postur memanah yang benar: target: arrow lurus gak mencong2 Pengembangan wawasan dan sense bidikan, jarak, dan elevasi: target: bisa menembak obyek2 besar di jarak yg jauh (>30 m) Penguasaan rukun memanah yang 4: target: cepat, akurat, kuat, selamat dalam tiap tembakan Oleh: Irvan Pani Abu Aqilah Dari Grup WA Pecinta Horsebow - KPBI

Anak 18 Tahun ini Membuat Busur 35 LBS dengan Belajar Via WhatsApp Saja

Entah kenapa, seperti ada dorongan yang kuat di dalam diri saya untuk menulis mengenai kisah sederhana mengenai seorang anak usia 18 tahun, yang belajar membuat busur hanya lewat facebook dan kemudian berlanjut lewat WA. Tanpa pernah bertemu sama sekali dengan pengajarnya. syariz ihsan Dan yang luar biasa lagi - masya Allah - busur buatannya benar-benar jadi dan bisa digunakan. Berat tarikannya mencapai 35 lbs, sama dengan busur yang saya produksi :) Kisah ini berawal ketika saya diajak berkenalan oleh seorang anak bernama Syariz Ihsan, warga negara Malaysia, lewat facebook, sebelumnya saya mengira jika orang ini setidaknya seumuran saya, atau mungkin 25-30 an tahun. Setelah beberapa kali berdialog lewat fb chat, komunikasi berlanjut via WA yang lebih intens. Dari awal saya memang sangat menaruh perhatian kepada orang ini karena keseriusannya dalam belajar membuat busur meskipun berasal dari negeri seberang. Belakangan baru saya ketahui kalau umurnya baru 18 tahun. desa...