Langsung ke konten utama

Cara Merawat Busur Horsebow Dengan Benar



Sebuah busur terutama busur horsebow sebenarnya tidak membutuhkan banyak perawatan yang rumit, akan tetapi Anda perlu menjalin hubungan pribadi dengan busur Anda. Ya, kalo menurut pengalaman saya.. kita sepert memiliki hubungan spesial dengan busur kita.

Lepas Tali Busur

Lepaskan sring/tali busur saat tidak digunakan. Cara terbaik untuk menyimpan string busur adalah dengan memasang salah satu loop string pada satu ujung busur/siyah dan ujung tali/string yang lainnya melekat pada limbs busur, atau mudahnya... lilitkan string melingkari busur Anda.

Ini adalah cara terbaik dan efisien, mengapa? karena kita tidak perlu lagi mencari sting busur di tempat lain. Busur dalam kondis siap dipasang stringnya.

Gosok String Dengan BeesWax

Gosok string busur Anda dengan lilin lebah/beeswax seminggu sekali, atau beberapa kali dalam sebulan- JANGAN pernah gunakan parafin. Ganti string jika sudah terlihat aus/usang karena pemakaian, seperti strand yang putus, serving yang kurang bagus, dll.


Lindungi busur dari panas atau dingin

JANGAN PERNAH meninggalkan busur di dalam mobil pada hari musim panas. Busur bisa mengalami twist/melintir dan string menjadi tidak enter lagi. Hal ini juga bisa terjadi jika Anda meletakkannya/menyandarkan dalam kondisi berdiri di dinding atau di sudut ruangan dalam jangka waktu yang lama.

Cari/buat rak busur yang bisa menopang busur dengan baik dan juga sebagai ajang pameran busur indah Anda.

Adapun bagian kulit pembungkus, baik di handle atau limbs, gunakan produk perawatan kulit yang baik yang dapat ditemukan di toko kulit atau produsen/perajin kulit.

Demikian beberapa cara perawatan busur horsebow yang baik agar busur kita tetap dalam kondisi prima saat akan digunakan dalam berlatih.

dari berbagai sumber

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutorial Cara Membuat Pelindung Jempol / Thumb Glove

Selain aliali / gustuwan, ketika memanah dengan menggunakan horsebow, kita menggunakan Thumb glove / sarung jempol. Biasanya sarung jempol ini terbuat dari kulit dan tebal dan kaku. Karena digunakan untuk menahan string ketika hendak memanah. Selain itu, sarung jempol juga cukup efektif untuk memanah dengan teknik fast shooting, atau fast nocking, yaitu teknik memanah cepat tanpa melihat ke anak panah. Karena sarung jempol ini tidak begitu menghalangi jempol ketika akan mengambil anak panah dan menempatkannya di string. Untuk pemula, sarung jempol dari kulit ini juga cukup membantu untuk adaptasi jempol sebelum menggunakan ali ali / gustuwan. Maka dari itu, kali ini saya akan membagikan tips singkat cara membuat pelindung jempol dari kulit dengan alat yang ada di rumah kita. mari kita simak sama sama...

Tahap Yang Harus Dilalui Untuk Belajar Memanah

Thumbdraw Style Tanya: Pak irvan & senior2. Maaf ada yg mau sy tanyakan. Ada sedikit bacaan td yg sbtlnya gak nyambung sm archery. Tp sy ambil kesimpulannya semua pelajar penting melakukan repetisi. Dlm hal ini tanpa busur, spt kata dalam karate dsb. Apakah untuk archery kita perlu spt itu, tanpa busur didepan kaca diulang2 teknik menarik busur, release dsb. Mhn maaf, tksh. Jawab: perlu, terutama di masa menyempurnakan format dan postur memanah, itu harus di depan kaca biar cepet Tahapan pelatihan: Penguatan otot2 : target: tangan kiri gak bergetar Pembentukan format dan postur memanah yang benar: target: arrow lurus gak mencong2 Pengembangan wawasan dan sense bidikan, jarak, dan elevasi: target: bisa menembak obyek2 besar di jarak yg jauh (>30 m) Penguasaan rukun memanah yang 4: target: cepat, akurat, kuat, selamat dalam tiap tembakan Oleh: Irvan Pani Abu Aqilah Dari Grup WA Pecinta Horsebow - KPBI

Anak 18 Tahun ini Membuat Busur 35 LBS dengan Belajar Via WhatsApp Saja

Entah kenapa, seperti ada dorongan yang kuat di dalam diri saya untuk menulis mengenai kisah sederhana mengenai seorang anak usia 18 tahun, yang belajar membuat busur hanya lewat facebook dan kemudian berlanjut lewat WA. Tanpa pernah bertemu sama sekali dengan pengajarnya. syariz ihsan Dan yang luar biasa lagi - masya Allah - busur buatannya benar-benar jadi dan bisa digunakan. Berat tarikannya mencapai 35 lbs, sama dengan busur yang saya produksi :) Kisah ini berawal ketika saya diajak berkenalan oleh seorang anak bernama Syariz Ihsan, warga negara Malaysia, lewat facebook, sebelumnya saya mengira jika orang ini setidaknya seumuran saya, atau mungkin 25-30 an tahun. Setelah beberapa kali berdialog lewat fb chat, komunikasi berlanjut via WA yang lebih intens. Dari awal saya memang sangat menaruh perhatian kepada orang ini karena keseriusannya dalam belajar membuat busur meskipun berasal dari negeri seberang. Belakangan baru saya ketahui kalau umurnya baru 18 tahun. desa...